Sabtu, 31 Oktober 2009

Unhappy …


Unhappy …

“And whosoever kept his duty to Allah , He made his course easy for him” .Ath Thalaq :4

Life not just laugh forever but the art of life is how to manage angry, sad, bad mood etc. Many people have man y problem with the many anxiety. Because of that people denial about the problem. Until his lose of self control. WHY..?

More people believe the solve of problem depend on the brain , on the self perceptive. But our brain could lose to focusing. And could be boring. if some thing happen. What to do you can do….

No man can be trusted if we have many problem in life. They feel no one to love that’s make their self lone lines .I know the happen around us, sometime feel depression or even foolish. Because he is leaved by his be lover and no one person find accusation that will understand and help.
Life make un happy , life very hard to stay…

Your life will be unhappy if you have perspective success is prosperous .When you lead a “prosperous “ life, you may focus most your energy solely on obtaining bigger cars , bigger house ,bigger bank account- neglecting your spouse , your family and your friend in the process.

Practicing a “duty” to Allah life, enriches you a human being. For believers , he is not afraid to have lost his works/income . He believes that the world is wide and he sure that Allah has ar rachman and ar rahiim character. More over, the other character of Allah , if we look for the wisdom of them must be found the advantages for our live.
To make easy to mind the trust to Allah, is important element for human being.

What do you mean about happy for your self ..?

Minggu, 04 Oktober 2009

Merenung itu lebih baik dari pada sibuk bekerja .



Merenung itu lebih baik dari pada sibuk bekerja

Memanfaatkan Hidup bukan cuma hidup bermanfaat.

Berhentilah sejenak dari segala macam kesibukan yang melelahkan hidup. Selanjutnya merenunglah betulkah semua yang anda cari ini mengantar anda pada yanga anda cari dalam hidup ini..... Apakah yang anda cari membahagiakan anda atau anda makin kehilangan jati diri.

Banyak orang menghabiskan seluruh waktu hidupnya mencari apa yang diinginkannya namun setelah mendapatkannya bukan saja kehilangan makna hidup melainkan juga telah terbelenggu dengan kekecewaan. Pada akhirnya terjebak dengan kegelapan kepalsuan yang dicarinya.

Merenungi kegiatan yang kita lakukan lebih baik daripada bekerjanya hanya merenung ......
Kesempatan hidup hanya sekali siapkah kita bangga dengan yang kita sudah kerjakan saat” kembali”.

Mimpi bisa melemahkan dan bukan kekuatan

Jika mimpi hanya sebatas mimpi maka pada hakekatnya hidup dalam “tidur ‘ dan mimpi menjadi menyakitkan tatkala bangun berbeda dengan kenyataan. Banyak orang mengejar mimpi dengan berbagai cara yang berhasil sukses namun sangat banyak yang justru dirawat di rumah sakit jiwa. Dikarenakan ketidak sanggupan membayar beaya hidup mewujudkan mimpinya. Tidak sedikit orang justru terjerembab kedalam jurang kenistaan karena mimpinya diawang –awang.

Banyak remaja terjerumus jurang prostitusi atau kriminalitas karena ingin hidup seperti yang diimpikannya , padahal bukan kebahagiaan yang didapat tapi tangisan nyeri jiwani. Hidup memang diwarnai mimpi tapi tugas kita adalah mewujudkannya.

Tragedi adalah bukan musibah apalagi hukuman.

Jika bukan lantaran tragedi maka manusia takkan belajar mengatasi dan menghindari bencana. Karena kejadian yang kelihatan nya mempersulit kita bukan rencana Tuhan untuk memusnahkan kita . Selama dalam hidup kita berani menghadapinya.

Bukankah tragedi membuat kita lebih sabar, kita lebih berhati –hati dan lebih tangguh . Bahkan karena tragedilah kita menjadi tahu Tuhan telah menganugerahkan kekuatan tak terhingga. Setelah kita melewatinya.

Seorang ibu Rt biasa istri pejabat ternyata menjadi tangguh sejak kem,atian suami dan seluruh fasilitasnya ter cabut.


Mengingkari janji bukan perlindungan diri

Orang bisa saja mengingkari janji nya pada orang lain, meskipun kelihatannya menguntungkan . Namun tatkala mengingkari janji berarti mengingkari keputusan ucapan bibir sendiri dan teguran hati nurani. Hidup ini sebenarnya memenuhi janji, setidaknya janji tuhan yang kita yakini. Beranikah kita mengingkari keberadaan diri sebagai bukti keberadaanNYa ?

Terlalu banyak ingkar janji akan menghilangkan “kewibawaan “.

Bermain –mainlah dalam menghadapi hidup

Sebuah game ada awal dan akhir. Kemenangan adalah kecakapan menguasai dinamika permainan hidup. Hidup bisa menjadi keasyikan tersendiri jika dalam bermain bukan sekedar menghindari kekalahan. Karena menghindari kekalahan hanya memunculkan kecemasan dan ketakutan. Maka bermainlah dengan sungguh –sungguh atau jangan setengah permainan atau sekedar mempermainkan permaianan. Karena permainan yang tidak sungguh sungguh tidak akan mendapatkan apa –apa dari kegiatan bermain.

Rencanakanlah keberuntungan.

Banyak orang menyangka bahwa keberuntungan adalah keajaiban.Padahal tidak ada yang tidak mungkin didunia ini. Keberuntungan selalu melewati waktu perjalanan sampainya .,karena datang nya tidak tiba - tiba. jika bukan lantaran maka tidak mungkin.....

Bernyanyilah

Garis hidup ibarat runtutan syair dan lagu . lagu sedih bisa mendatangkan airmata pendengarnya . namun bisa menguntungkan penyanyinya . Sebaliknya lagu riang bisa menyedihkan penyanyinya karena menutupi kekecewaan hidupnya dengan lagu yang dinyanyikannya.

Mungkin kita lebh baik menyanyikan sendiri lagu syair kehidupan kita sendiri sebelum kita menjadi tidak sempat menyanyikan lagu yang kita ciptakan sendiri karena ajal keburu menjemput....


Jika begini merenung bisa menjadi lebih baik... betulkah ?

Minggu, 27 September 2009

Keanehan Dunia


Keanehan dunia


Gairah shalat begitu besar tatkala awal dan pertengahan romadhon, sekan akan berapa pun jumlah masjid pasti tak muat akan jamaah, tetapi setelahnya......

Lebih aneh lagi banyak orang berlomba ;lomba membangun masjid ditengah masyarakat yang untuk shalat saja enggan. Lihatlah shaf jamaat shalat rowatib diluar bulan romadhon. Apakah benar masjid besar hanya untuk kepentingan shalt jumaat ./romadhon saja.

Jika ramainya hanya pada waktu tetentu itukah cerminnan masyarakat kita hanya ingat tuhan pada waktu tertentu,pada waktu yang lain ingat yang lainnya.

Tidak ada buruknya mambangun masjid selama untuk kepentingan shalat berjamaah dan bukan kepentingan lainnya. Yang lebih penting adalah mencari cara agar orang bergairah shalat berjamah dimasjid adalah kewajiban pengurus . Agar masjid tidak termasuk bangunan yang dianggap aneh, ada masjid pada waktu shalat cuma ada imam.

Ada abanyak bahan bacaan didalam rumah , tetapi pemilik rumah bahkan tidak tahu apa ya saja yang sudah dipajangngnya.jaangan kanmengambil hikamah dari buku bacaan yang terpajang membacanya saja nggak penah. Bukunya memang bisa ludes dan rusak namun bukan lantaran dibaca melainakn karena dimakan rayap.

Yang lebih aneh lagi jika disekeiling kita terdapat beragam peralatan canggih dengan beragam manfaat tapi hanya digunakan satu kepentingan saja. Misalnya PC yang semestinya bisa digunakan untuk beragam kegunaan namun kita gunakan Cuma untuk game dan Fb saja.
Termasuk kita menyadari waktu itu terbatas tapi hanya ada penyesalan yang kita lakukan.

Orang mencari ketenangan dengan beragam kesenangan beranggapan bahwa kesenangan dapat mengusir kecemasan dan kegelisahan. Ujung- ujungnya malah cemas dan gelisah bahkan bersembunyi karena kesenangan nya kebablasan . Tidak saja sembunyi dari orang lain tapi sembunyi dari pengingakaran hati nuraninya sendiri.
Padahal yang dicarinya sudah sangat dekat bahkan melebihi urat lehernya. Aneh orang meyakini adanya Tuhan tapi mengingkari keberadaannya.


Istri yang shaleh bisa dianggap aneh jika bersuami orang yang dhalim demikian juga sebaliknya. Bukan lantaran kesalahan pilih melainkan atribut kesahalihan itu semestinya mendatangkan kebaikan bagi siapapun.

Negara menjadi aneh jika SDA dan SDM nya berkualitas namun negara tidak kunjung sejahtera.Apalagi jika ilmu orang alim tak pernah dihiraukan oleh penguasa.

Rabu, 16 September 2009

Saat nya ICT sebagai Media Dakwah


Saat nya ICT sebagai Media Dakwah


Kank Hari Santoso, Direktur Smart Parenting& SM 107,5 Fm Rapendik.

“ Ajaklah manusia itu kejalan Tuhanmu dengan cara yang bijaksana (hikmah) dan nasehat yang baik (hasan).dan berbantahlah dengan mereka dengan cara yang lebih baik. Sesungguhnya Tuhanmu lebih mengetahui orang-orang yang sesat dari jalanNya dan Dia lebih mengetahui orang yang mendapat petunjuk ‘. Qs. An Nahl 125

Kemajuan tehnologi informasi yang sangat cepat menenggelamkan masyarakat dalam lautan sistem nilai yang bercampur aduk. Dunia menjadi” bordeless world “ kananasu umatan wahidan .( QS Al Baqarah 213) setiap orang dapat mengakses informasi apapun tanpa batas ,baik maupun buruk.

Media cetak ,radio , televisi dan internet menjadi sasaran empuk pemasang iklan mulai perusahaan lokal sampai internasional. Artinya media ini dianggap sangat efektif dalam menunjang pemasaran. Pengaruhnya mulai dari sekedar membangun kesadaran merk (brand Awareness) sampai perilaku pembelian. Demikian juga pengaruh ideologi dapat dipastikan mempengaruhi pola pikir ,sikap dan sistem nilai masyarakat terutama umat islam.”Dan jika kamu taati kebanyakan orang dibumi niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah”. Qs Al-An ‘am 116.

Pra Dai / juru da'wah suka tidak suka harus berani menerima kenyataan ini. Mental kemapanan bertausiah mengunakan model ceramah harus dikembangkan dengan lebih baik lagi menggunakan multi media.Tehnologi komputer dan internet harus dikuasai para mubaligh guna meng update materi dan penyajian dakwah nya.

Mengapa ICT harus dikembangkan sebagai media dakwah ?

Ilmu pengetahuan dan tehnologi yang berkembang untuk menghasilkan kemajuan dan kebaikan bagi manusia bisa menjadi ancaman bagi manusia. Jika manusia menjadi budak dari tehnologi.

Internet misalnya saat ini bukan sekedar media searching information namun juga bersentuhan dengan nilai nilai moral (value) baik dan buruk. Tehnologi informasi dapat memporak porandakan sistem tatanan nilai budaya setempat. Mulai ideologi sampai gaya hidup. Dengan tehnologi informasi pula negera negara maju dapat menyampaikan pesan pesan yang lebih banyak merugikan negara miskin.Kalau ini terus menerus dibiarkan maka akan dapat merusak nilai nilai keimanan umat.

Karena itu dakwah perlu dilakukan dengan pengembangan strategi .

Pertama. bil hikmah

Landasan dakwah adalah bil hikmah: Ajaklah manusia itu Tuhan mu dengan Hikmah dan nasehat yang Hasan’. Hikmah sendiri memiliki arti; nama himpunan ucapan dan perbuatan yang mengarah pada perbaikan keaadaan & keimanan secara berkesinambungan.

Jika dakwah pada asalnya mempengaruhi umat melalui keteladanan perilaku penyerunya ‘ Adakah patut kamu menyuruh manusia berbuat baik dan kamu lupakan diri kamu sendiri sedang kamu sendiri membawa kitab, apakah kamu tidak mengerti ?”.QS. Al Baqarah 44.

Dalam perkembangannya dakwah dilakukan dengan kecakapan interpersonal comunication sampai public speaking.Dari mempengaruhi secara pribadi sampai model ceramah.Mengumpulkan orang disuatu tempat.

Metode penyampaian dakwah pada tingkat ini mulai hanya dari menggunakan tehnologi sederhana. Pengeras suara misalnya sampai menggunakan LcD dengan multi media.Karena itu seorang dai tidak hanya dituntut piawai dalam oral comunication namun juga penggunaan tehnologi komputer. Minimal program power point.

Dakwah dengan didukung perangkat tehnologi audio –video bukan saja dapat menarik umat untuk mengikuti . tapi juga dapat “menggetarkan “ hati. Dikarenakan mata dan telinganya mendapatkan stimulus. Training ESQ adalah bukti bahwa dakwah dengan menggunakan tehnologi Audio video dapat mempengaruhi perubahan pola pikir dan perilaku.

Kedua ; Dakwah menggunakan media informasi , radio & televisi
.
Dakwah menggunakan radio ; seorang dai dituntut tidak hanya piawai dalam bertausiah one way comunication melainkan dai harus siap berkomunikasi secara dialogis.Model dialog interaktif program radio dengan melibatkan pendengar . Dapat memberi kepusaan kepada pendengar karena dapat mengklarifikasi langsung pernyaataan dan pertanyaan yang tidak dimengertinya.

Memang pada akhirnya tidak tertutup kemungkinan bisa terjadi perdebatan,kepiawaian dai dalam bersikap bikjaksana adalah kemutlakan.’wa jaadiluhum billatii hiya ahsan.

Karena itu penguasaan data informasai serta knowledge sangat berguna bagi dai. Agar audience dapat measakan value yang lebih baik dari dainya.Bentuk penyampaian pesan yang menarik merupakan daya pikat tersendiri.Mengingat pesan pada radio bersifat Auditif.

Sedangkan pada media televisi yang bersifat audio visiual seorang dai harus menarik secara peformance juga kompetensi serta differentiation acara. Mengingat ganti chanel itu fenomena yang tak bisa dihaindari.Acara beragam dan berebut menarik hati pemirsa serta rating menjadi fokus utama penyelenggaraan stasiun televisi.

Ketiga ,Internet

Tantangan mempengaruhi masyarakat agar tetap taat menjalankan perintah Allah dan menjahui laranganNya. Tidak hanya melalui kontak fisik melainkan juga secara virtual.Tepatnya digitalisasi atau tehnologi internet.mengingat dari tahun ketahun pengguna tehnologi internet makin meningkat. Kepemilikan Web site atau blog adalah kecakapan yang harus dimiliki dai.

Itu berarti bahwa dai harus memiliki ketrampilan menulis dan conceptual skill yang memadai.Alladzii ‘allama bil Qalam.QS Al-A’laq 4.

Seorang dai harus menguasai penggunaan jaringan (net working ) sebagai media komunikasinya seperti face book,twiter ,google searce engine dsb. Baik dalam rangkah si’ar maupun kerja sama dalam rangkah mengatasi problem kemashalahatan umat..

Tantangan kedua adalah mengglobalkan materi dakwah yang kita kuasai. Melalui interaksi intensif dengan penguna jaringan dakwah tidak sekedar transfer nilai keragamaan melainkan lebih jauh lagi bisa menyatu dengan audience.Dengan demikian dai dengan sendirinya dapat memikat hati serta mempengaruhi umatnya.

Dituntut keterbukaan hati seorang mubaligh untuk dapat menerima nilai nilai global . Bukan saja nilai nilai yang baik tetapi juga yang buruk. Maka seorang dai harus melepaskan ego; kedaerahan, etnis serta merasa benar sendiri karena’’inna robbuka huwa ‘alamu biman dholla ‘an sabilihi.


Tantangan ketiga , adalah merancang dakwah strategis menatap masa depan.

Seorang juru dakwah harus mampu mendesain materi dan metode dakwahnya guna mengajak umat memahami masa depan. Bukan saja masa depan kehidupan akherat tetapi juga kesejahteraan hidup didunia. Sehingga umat memiliki kesadaran keberdayaan diri dalam kompetensi, keunggulan bersaing serta characther building.”al Islamu ya’lau wala yu,ala ‘alahi’. HR. Thabroni.

Penguasaan kecakapan pengelolaan informasi adalah kecakapan juru dakwah yang tidak boleh ditawar mulai dari sekedar pengelolaan isu .Ditindak lanjuti dengan penguasaan data termasuk sejarah.informasi penunjang lainnya yang menundukung sajian dakwahnya. Sampai landasan knowlegde yang mendukung kebenaran ajaran Allah . sampai kesabaran dalam menyampaikan kebenaran . Menganut asas kebenaran, kebaikan , keadilan dan tanggung jawab dengan cara yang bijaksana.’Wahuwa ‘alamu bima muhtadiina.


Pada akhirnya kita gunakan Ict sebagai media dakwah sebagai pembelejaran berkesinambungan dan berkelanjutan seperti Perintah Allah dalam QS. Ali Imron 104.” Dan hendaklah ada diantaramu segolongan umat yang mengajak kebaikan (islam) , menyuruh melaksanakan kebaikan dan melarang berbuat kemungkaran.maka Mereka itulah orang orang yang memperoleh kemenangan”. Wallahu alam bishowab.

Minggu, 23 Agustus 2009

Iman dan Career Development Quality .




Seorang lalaki bertanya kepada Rosulullah saw tentang apa arti dosa:

Rosulullah bersabda ,”jika ada sesuatu yang meragukan hatimu maka tinggalkanlah.”

Selanjutnya ia bertanya,”Apakah iman itu wahai rosulullah ?’.

Beliau bersabda, “jika engkau merasa tidak nyaman dengan kesalahanmu dan tentram dengan kebaikanmu,maka engkau seorang mukmin’. HR Amad.

Sebagai manusia kita tidak luput dari kekurangan,namun jika hanya mengabadikan kekurangan sebagai pijakan bertindak maka dapat mengikis keberanian kita untuk melakukan perbaikan diri.Apalagi masa lalu bukan pengalaman yang membanggakan.Masa kini dipenuhi perasaan gelisah karena hidup yang dijalani bukan pilihan . Serta masa depan yang tidak bisa diharapkan maka jadilah kita manusia yang pesimis dan tak berkeyakinan(iman).


Yakin

Rasa percaya diri akan menjadi kuat jika seseorang meyakini pekerjaan yang dilakukan.Mulai dari hanya sekedar memenuhi kebutuhan dasar –aktualisasi diri –sampai kebermaknaan dalam bekerja.

Dokter Venon Coleman psikiater berpendapat ;”kenyataannya rasa bersalah kebanyakan bukan ditimbulkan oleh perbuatan salah yang menakutkan atau dosa yang tak terampuni,walaupun beberapa diantaranya memang ada yang berbuat keji.yang paling sering menimbulkan rasa bersalah adalah kritik diri dan perasaan tidak mampu”.Guilt ,Why it Happens and How to Overcome It.


Jadi ada baiknya setiap pekerjaan yang kita lakukan patut kita bertanya:

“ Apakah pekerjaan ini denagan senag hati saya lakukan?”.

“ Betulkah pekerjaan ini pilihan saya atau hanya menyenangkan orang lain ?”

Dan yang paling penting ,”kira kira Allah ridho apa nggak ya?’.

Jangan sekali kali mengerjakan suatu pekerjaan yang meragukan dan berlawananan dengan suara kebenaran (nurani ).Hal ini bukan berarti kita tak boleh membuka diri pada ide dan pengalaman baru. Tatapi mengerjakan pekerjaaan yang bertentangan dengan hati nurani dapat merusak rasa percaya diri . Dikarenakan rasa bersalah dan keraguan yang berkepanjangan.


Orang yang beriman cenderung menyambut bergantinya hari dengan antusias. Jika mereka mengalami kegagalan mereka bangkit lebih mudah ketimbang orang yang tak beriman. Karena pada prinsipnya Orang beriman menyakini bahwa “Allah menyertainya dimana saja “ sehingga yakin atas keberhasilannya dengan rasa percaya diri.

Fokus perhatian orang beriman hanya mengerjakan hal hal yang benar karena hal itu dapat menciptakan ketenteraman hati.Lebih dapat menyingkirkan godaan –godaan negatif ketimbang hanyut terjerat dalam sweet tempatation.

Motivasi

Keraguan untuk memulai sesuatu yang baru adalah ujian bagi kemampuan diri.”Saya memang tidak tahu cara mengerjakannya ,namun saya kan mencobanya !”. Secara nyata takut dan gembira menghasil kan perasaan berbeda. Akibatnya menunda- nunda pekerjaan membuat perasaan menjadi semakin buruk.Dan pengembangan perasaan negatif yang menghasilkan gambaran tidak menyenangkan,jika pekerjaaan itu dilaksanakan.

Cara memotivasi diri

Pertama , singkirkan perasaan sebagai pecundang apabila anda sedang ditempatkan pada pekerjaan yang tak anda sukai.Visualisaikan betapa menyenangkan melaksanakan tugas yang bakal anda hadapi . sehingga anda punya minat untuk belajar lebih dalam.

Kedua
, kenali lebih dalam pekerjaan anda. Karena dengan anda mengenal anda dapat menyukai pekerjaan anda. Carilah kebermaknaan hidup didalam pekerjaan anda . Agar anda dapat bangga terhadap pekerjaan.

Ketiga, pikirkan ribuan orang antri ingin mengganti pekerjaan anda.”Jika saya keluar dari pekerjaan ini hanya karena saya tidak dapat mengatasi perasaan yang tidak saya sukai dan sulit beradaptasi,pasti saya juga akan sulit menemukan pekerjaan baru. Dan pasti memperbanyak jumlah penggangguran . Saya yakin yang saya tinggalkan pasti banyak orang yang memperebutkan !“.
Kalkulasikan perasaan perasaan baru saat anda berhitung konsekuensi keyakinan rasional itu.

Selanjutnya anda dapat senantiasa bangga dapat memberikan yang terbaik dari yang bisa anda lakukan.

Bagaimana pengaruh iman anda dalam pengembangan karir anda ?

Jumat, 21 Agustus 2009

Mengeruk Keuntungan Saat Orang Susah




“Adapun orang yang pelit, merasa kaya dan mendustakan kebaikan, maka akan Kami persulit hidupnya. Hartanya tidak akan membela mereka ketika mereka dalam keraguan.” QS Lail 8-11.

“Sesungguhnya orang orang mengambil harta Allah dengan cara yang tidak benar, maka baginya neraka pada Hari Kiamat “. HR. Bukhari,Kitab Fardh Al Khamsi.

Dari kitab Bihar Al Anwar .

Imam Ja’far ash-Shadiq ingin mengembangkan usahanya melalui bidang perdagangan.Karena itulah ia menyerahkan seribu dinar kepada Mushadif seraya berkata ;”Bersiaplah dengan modal itu untuk berdagang di Mesir ‘

Bersama rombongan dagang lainnya tibalah diperbatasan Mesir. Saat hendak memasuki wilayah kota bertemulah dengan pedagang yang baru keluar dari Mesir.Dari informasi yang didapat ternyata penduduk sedang kehabisan dan membutuhkan barang yang mereka bawa.Betapa senang rombongan dagang ini,mereka bersepakat berkoalisi menaikan barang setinggi tingginya agar pofit margin nya tinggi.

Mereka masuk ke kota Mesir dengan bangga hati dan jual mahal karena barangnya memang sangat dibutuhkan. Ya meskipun tidak jarang mereka menjual di pasar gelap.

Sepulang dari Mesir, Mushadif langsung pulang ke Madinah dengan hati riang gembira karena keuntungan yang diraih berlipat ganda.

Ketika menyerahkan modal beserta keuntunaganya kepada Imam,ia ditanya bagaimana caranya mendapatkan keuntunagan sebanyak itu.Dan Mushadif pun menceritakan apa adanya.

Selanjutnya Imam berkata: “Subhanallah kalian berkoalisi untuk tidak menjual barang kecuali denagan harga yang sangat tinggi”.Kemudian dia menagambil seribu dinar saja, sedang keuntunagan diserahkan semuanya kepada Mushadif.

Ia berkata: “ Ini adalah modal saya,saya tidak memerlukan keuntunagan itu”.”Kiranya mengahadapi peperanagan(kilatan pedang)adalah lebih ringan daripada mencari rezeki yang halal”.

Saudaraku, memang kelihatannya permainan harga itu milik mekanisme pasar atau pedagang. Terlebih pada barang kebutuhan pokok dan komoditas ,dimana rakyat tidak berkutik. Maka peran pemerintah selaku pelindung rakyat semestinya dapat memainkan peran strategisnya. Jangan sampai rakyat menderita karena pemerintah tidak tegas.

Perilaku tertawa diatas penderitaan orang lain itu bukan hanya milik pedagang. Namun milik semua orang yang memiliki kewenangan strategis.

Anggota Dewan dan pemerintah,jika kebijakan yang dikeluarkan tidak berdasar fakta dan realita di masyarakat. Bukan saja penderitaan yang dirasakan rakyatnya namun juga makin menyengsarakan. Lucunya masih banyak anggota dewan dan pejabat yang bangga denagan segala macam tunjangannya.Padahal hal itu didapat dari keringat ,darah dan airmata rakyatnya.

Public service dan dunia pendidikan. Menganggap bahwa masyarakat tidak memiliki bargaining power maka perilaku oknum pejabat serta staff nya tidak jarang semena mena . Baik dalam urusan rupiah maupun layanan . Lupa bahwa gaji dan tugasnya hanya untuk jadi pelayan masyarakat abdi negara.Namun berapa banyak yang menyadarinya, dikarenakan sistem kepagaiawain tidak memiliki key performance indicator ,KPI yang berpihak pada standart layanan berkualitas.

.Khususnya dunia pendidikan terutama pendidikan tinggi,idealisme mencerdaskan kehidupan bangsa dikalahkan oleh kepentinagan kepentinagan yang tak jelas. Banyak orang memajang gelar dan membanggakan gelarnya namun minus dalam rasa kebangsaannya. Terutama membantu masyarakat miskin untuk mengenyam pendidikan berkualitas.

Bangga dan senang dengan sertifikasi profesional namun tidak jelas tugas yang diembannya , ingat dana APBN mencapai 60, triluun tanpa target hasil yang signifikan minimal satu tahun anggaran.

Lantas pendidikan untuk siapa jika uang negara yang diguanakan untuk membiayainya tidak dapat mengakomodasi rakyat Negeri ini..... ?

Rasanya kita patut berlindung kepada Allah dari tertawa tidak pada tempatnya yaitu bergembira diatas derita orang lain. Bagaimana dengan anda...?